Jika saja Blogger memiliki penghalau SPAM sebaik yang Wordpress miliki, niscaya cara seperti yang akan kita bahas ini, juga akan saya tinggalkan. Bagaimana tidak, sejujurnya saya katakan bahwa “pagar betis” yang dipersiapkan oleh Blogger untuk menghalau SPAM terkadang membuat kita (saya pribadi khususnya) harus sedikit bersusah payah untuk sekedar memberi komentar. Tapi bukan sepenuhnya buruk. Usaha Blogger ini akan terasa kebaikannya bila suatu saat blog kawan-kawan sudah mendatangkan trafik yang sangat tinggi. Memang jika laju pembaca masih sedikit, seperti di blog ini, tentu tidak akan banyak terasa gunanya “pagar” tadi. Kita juga sadar betul, bahwa membiarkan SPAM berada di Blog kita, sama dengan membiarkan Search Engine untuk tidak mengindeks Isi blog kita. Blogger sampai saat ini belum bisa membedakan komentar yang identik (akibat penggunaan Automated SPAM). Penting atau tidaknya kekhawatiran itu muncul, jawabannya ada pada diri kita sendiri.
Setidaknya ada lima tindakan preventif yang Blogger sediakan untuk kawan-kawan beserta uraian singkatnya :
- Blogger hanya menerima lima HTML Tag untuk komentar :
”
selain tag diatas, tidak akan diterima (untuk saat ini). Ini yang mungkin tidak akan banyak mengganggu, karena toh untuk melakukan komentar, tak perlulah rasanya menggunakan HTML tag yang berlebihan. Dan setahu saya, bagi yang menggunakan sistem komentar standar (bukan “plug-in” atau script tambahan), maka fasilitas ini akan selalu aktif.<a>(untuk membuat hyperlink)<strong>dan<b>(untuk mempertebal teks/font)<em>dan<i>(untuk membuat teks dicetak miring) - Semua link yang diberikan, akan dengan sendirinya di beri label/tag tambahan
rel="nofollow".yang akan menghentikan laju spiderbot atau crawler untuk mengikuti link yang kita maksud. Apa itu crawler, sudah sempat kita bahas di “Mungkin Seperti Ini Cara Dia Melihat : SEO”. Sebenarnya ini sangat tidak bermasalah kecuali kawan-kawan yang memang menghilangkan tag tersebut supaya ingin juga memberikan backlink kepada siapapun yang berkenan memberikan komentar. Pembahasan ini, mungkin bukan disini tempatnya, banyak yang harus dibicarakan lebih lanjut. - Notifikasi berupa e-mail untuk setiap komentar yang dberikan. Dengan begitu, kawan-kawan bisa dengan mudah mengetahui siapa saja yang telah melakukan komentar. Dan jika ditemukan SPAM, maka hapus komentar tersebut. Ya, untuk blog dengan lalu lintas rendah seperti blog saya ini, cara ini masih cukup efektif. Tapi untuk blog dengan lalu lintas tinggi, maka notifikasi seperti ini hanya akan membuat kotak surat e-mail kita penuh, dan harus dengan lapang dada, dihapus satu demi satu.
- Menggunakan CAPTCHA atau Verifikasi Kata yang akan langsung menghalangi komentar dari SPAM. Tapi selain itu –terus terang saja, sangat menganggu. Walau begitu, sampai saat ini, inilah filter terbaik yang bisa kita lakukan. Ya, setidaknya sampaikan maaf untuk pembaca blog kawan-kawan yang akan mengisi komentar, karena telah menyiapkan “pagar” yang terlalu tinggi.
- Menggunakan Moderasi Komentar, yang akan “menahan” komentar kawan-kawan untuk kemudian masuk ke dalam daftar moderasi yang setelah disetujui oleh penulis blog, barulah komentar kawan-kawan akan muncul. Cara ini yang akan kita bahas bersama-sama. Model ini bukan tanpa kekurangan, moderasi akan menghalangi pembaca untuk melakukan instant feedback, yang buat saya itu menggembirakan. Pertama, moderasi seperti semacam pembenaran atas posting kita, komentar akan ditahan dan di “seleksi” kelayakannya. Ah, menggelikan rasanya (ini untuk saya yang rasanya tidak pantas untuk melakukan moderasi komentar kawan-kawan). Lagi pula model moderasi yang diberikan Blogger tidak sama dengan model moderasi yang diberikan Wordpress. Wordpress menyajikannya dengan elegance yang tinggi.
Cukupkah lima poin ini ? Tentu belum. Kita yang menggunakan Blogspot sebagai hosting blog, masih sangat memimpikan penghalau lain untuk SPAM layaknya wordpress dengan Akismet-nya. Ya mungkin suatu saat. Toh permintaan kita (secara moral) kepada Blogger untuk menambahkan Inline Commenting System (Komentar langsung di bawah Posting), sudah ditambahkan oleh blogger, meski masih dimasukkan kedalam fasilitas draft dan sekarang sudah bisa kita nikmati.
Nah, jika memang kawan-kawan merasa bahwa moderasi komentar adalah cara terbaik, ada sebuah opsi baru yang ditawarkan oleh blogger yang mungkin sedikit lebih “sopan”, yaitu dengan mengaktifkan moderasi khusus untuk posting yang sudah lama. Dengan begitu, tidak setiap komentar akan di”tahan” dan menunggu persetujuan dari penulis blog, tapi hanya untuk posting-posting yang sudah lama. Cara seperti ini menurut saya cukup “masuk akal” (tolong di tanggapi dengan santai saja maksud kata-kata “masuk akal” ini). Begini, posting yang masih relatif baru, akan dengan dengan sendirinya muncul di halaman pertama. Otomatis, juga akan lebih mudah untuk melakukan pemantauan komentar, karena toh muncul di halaman awal. Maka dengan moderasi justru akan merepotkan kita sendiri. Tapi untuk posting lama, ya, itu perlu, karena posting ini akan “tersembunyi” dibalik halaman utama, dan memerlukan perhatian lebih. Saya kira ini adalah jawaban yang “terbaik” untuk bermacam keluhan (setidaknya sampai saat ini).
Dari Dashboard > Layout > Setting > Comments, kawan-kawan akan menemui form berikut
![]()
Saya tidak tahu, apakah angka “14 hari” ini tepat atau tidak, hanya saja angka ini muncul sebagai standard atau default dari blogger. Kurang atau lebihnya silahkan kawan-kawan tentukan sendiri. Terakhir, Save Setting. Saya ucapkan selamat dan terimakasih atas sedikit “kesopanan” yang bisa kita berikan. Selamat mencoba, bagi kawan-kawan yang ingin mencoba.
#PS : Meski begitu, saya tetap keukeuh untuk mengatakan,...
“Blogger (or Google)… Please… Give us Akismet or something like that”
Posting Komentar